Pemdes Selubuk Gelar Kegiatan Musyawarah Rembuk Stunting

BENGKULU UTARA – Pemerintah Desa (Pemdes) Selubuk Kecamatan Air Napal menggelar Musyawarah Rembuk Stunting sebagai forum krusial untuk menyusun, menyepakati, dan menetapkan rencana aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di tingkat desa 25 September 2025.

Kegiatan ini difokuskan pada penanganan gizi spesifik (kesehatan) dan sensitif (lingkungan) berbasis data lapangan.

Kades Selubuk Nopi Apriansyah mengatakan kegiatan Rembuk Stunting merupakan tahapan keempat dari delapan aksi konvergensi yang dicanangkan oleh pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan dan pencegahan stunting di Indonesia.

“Melalui rembuk ini, pemerintah desa bersama seluruh pemangku kepentingan duduk bersama untuk mengidentifikasi permasalahan stunting yang terjadi di tingkat desa, sekaligus merumuskan rencana aksi yang akan dituangkan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran desa, seperti RKP Desa dan APBDesa”terangnya.

Kegiatan ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat dalam mencegah stunting. Ia menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi lebih luas menyangkut kualitas generasi penerus bangsa di masa depan.

“Kita perlu menyadari bahwa stunting memiliki dampak jangka panjang, mulai dari keterlambatan tumbuh kembang anak hingga rendahnya produktivitas saat dewasa. Oleh karena itu, pencegahan stunting harus dilakukan secara kolaboratif, menyeluruh, dan berkelanjutan”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *