BENGKULU UTARA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkulu Utara memperkuat pendidikan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini melalui program Police Goes to School. Program ini menjadi bagian dari strategi membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan dengan menanamkan kesadaran kepada anak-anak sejak bangku sekolah dasar.
Kegiatan yang digelar di SDN 10 Bengkulu Utara Selasa (21/7/2026), dipimpin Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ipda Sumaryono bersama Personel Aiptu Aulia Akhyari S.Ap dan Bripda M. Hanif.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan berbagai aturan dasar berlalu lintas, mulai dari pentingnya menggunakan helm berstandar keselamatan, memahami fungsi rambu lalu lintas, hingga membangun sikap disiplin sebagai bekal menjadi pelopor keselamatan di masa depan.
Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Bengkulu Utara Iptu Hendrian Syahputra, S.Tr.K., S.I.K mengatakan bahwa pendidikan keselamatan lalu lintas harus dimulai sejak dini agar tumbuh menjadi karakter yang melekat hingga dewasa.
“Keselamatan tidak lahir karena rasa takut terhadap penindakan, tetapi tumbuh dari pendidikan yang ditanamkan sejak anak-anak. Karena itu, kami hadir di sekolah untuk membangun kesadaran yang akan mereka bawa sepanjang hidup”sampainya.

Menurut Hendrian, anak-anak memiliki peran strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di dalam keluarga. Pengetahuan yang mereka peroleh diharapkan dapat mendorong lahirnya kebiasaan saling mengingatkan mengenai pentingnya keselamatan berkendara.
“Kami ingin setiap pelajar menjadi duta keselamatan di rumahnya. Ketika mereka memahami pentingnya memakai helm dan mematuhi aturan lalu lintas, mereka juga akan mengingatkan orang tua serta orang-orang di sekitarnya,”pungkasnya.
