ARGA MAKMUR – Guna mendukung program nasional swasembada pangan, Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Utara secara resmi melaksanakan kegiatan penanaman jagung massal untuk periode Kuartal II Tahun 2026. Aksi nyata ini digelar pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di lahan persiapan Polsek Kota Argamakmur, Desa Lubuk Sahung.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Bengkulu Utara dan diikuti oleh jajaran personel setempat. Penanaman ini menegaskan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara.
Optimalkan Lahan Polri dengan Bibit Unggul
Gerakan menanam ini memanfaatkan lahan milik polri seluas 1,6 hektare (Ha). Untuk memastikan hasil yang optimal, pihak Polres Bengkulu Utara memilih menggunakan bibit jagung varietas NK Sumo, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan ketahanan yang baik terhadap penyakit.
Sebagai langkah awal, sebanyak 1 kampil bibit jagung berkualitas telah ditanam di area tersebut. Melalui perawatan yang terukur, proyeksi masa panen diperkirakan akan jatuh pada September – Oktober 2026 (sekitar 3–4 bulan dari masa tanam), dengan estimasi hasil panen berkisar antara 8 hingga 11 ton jagung pipilan kering.
Maksud dan Tujuan Kegiatan
Kapolres Bengkulu Utara melalui perwakilan PJU menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah konkret kepolisian dalam menyukseskan swasembada pangan nasional.
”Kegiatan Tanam Jagung Kuartal II Tahun 2026 ini dimaksudkan sebagai stimulus bagi masyarakat sekaligus bentuk nyata kontribusi Polri. Kita ingin memastikan ketersediaan pangan, khususnya jagung, tetap aman dan mandiri di daerah kita,” ujarnya.

