BENGKULU UTARA – Koramil 423-03 / Lais yang dipimpin Danramil 423-03/Lais Kapten Inf Aprial beserta anggota menghadiri kegiatan upacara hari kesiapsiagaan bencana (HKB) yang berlangsung di Pantai Kelurahan Pasar Lais Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara pada pagi Minggu (26/4).
Upacara HKB ini dihadiri oleh langsung oleh Bupati Bengkulu Utara Ari Septia Adinata, S.E., M.AP., diwakili oleh Asisten 2 Bapak Ir Alfian M.M.,Ketua DPRD BU Bpk Parmin S.I.P, Sekda BU Bpk H. Fitriansyah M. M, Dandim di wakili Kasdim 0423/BU Mayor Kav Cinta harmidi S.Sos, Kapolres di wakili Kasat Samapta Iptu Ratno S.H, KA BPBD Bpk Ir Suharto, KADishub BU PLT Bpk Yandi, Kadis Sosial BU Bpk Agus sudrajat SM Mi, Ketua PMI BU, Kasat Pol PP BU Bpk Sasman S.p, Camat Lais Ibu Venti herlina S.STP M.Sl, Danramil 423-03/Lais Kapten Inf Aprial, Kapolsek Lais Iptu Deni mashuri SH, KA KUA Kecamatan LaisLurah Kel Pasar Lais Bapak Zul Firmansyah S.I.P, Kades dusun raja bpk Suroyo beserta perangkat, Polres Bengk Kompol Januri Sutirto, Danramil 423-03/ Lais Kapten Inf Aprial,Kapolsek ,Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Utara Ir. Suharto Handayani,Kabid Rehab Rekon Medi Setiawan S.T Kabid Kedaruratan dan Logistik Dedi S.Ip bersama anggota dan para anggota relawan.
Dandim 0423 Bengkulu Utara Letkol Czi Muhamad Jumali, S.T., M.MT. melalui Danramil 423-03/ Lais Kapten Inf Aprial mengatakan TNI secara rutin dan aktif melaksanakan upacara, apel kesiapsiagaan, serta latihan penanggulangan bencana alam sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga keamanan dan membantu masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam. Langkah mitigasi dilakukan melalui pencegahan, sosialisasi, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan”terangnya.
Selain itu Kapten Inf Aprial menuturkan penanggulangan bencana kini mengedepankan pendekatan preventif dibandingkan responsif, dengan melibatkan lintas sektor secara terpadu. Sinergi ini diharapkan mampu meminimalkan risiko, meningkatkan kesiapsiagaan, dan membangun budaya keselamatan serta ketahanan di seluruh lapisan masyarakat.

“Kesiapsiagaan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan koordinasi dan komunikasi yang baik, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efisien”tutupnya.
